• Gue dan Politik

    by - 14.52




    Gue masih SMA,gue masih 17 tahun yang dianggap orang” dewasa masih bau kencur+pesing (lo bayangin udah kencur tambah kencing,ohh harumnya) kalo harus ngomongin masalah politik di negara gue tercinta ini. Gue beruntung gue masuk kelas sosial di masa SMA gue, karena jujur aja gue tak begitu terlena dengan fisika,kimia,ataupun,biologi. Gue sadar kemampuan gue dibidang eksakta sangat lah bagus (bagus untuk di berhentikan). Jadi untuk menempuh hidup yang layak di masa depan adalah mengikuti jalan hati gue. Hati gue ke mall,ya ke mall. Hati gue jajan gorengan ya gue ikutin, hati gue ke wc pun gue ikuti juga (kayak pacar aja yang minta diikutin terus).

    Nah malam ini gue pengen sharing (cari dikamus!^-^) tentang masalah politik negeri ini. Hati gue ga nyantol sama politik dan gue juga mengikuti hati gue yang lagi macet antara pertigaan suka dan ga suka sama politik. Disini gue cuman mengungkapkan unek” gue terhadap terhadap politik indonesia. Langsung aja ok.
    Gue tahu politik indonesia itu lagi keruh. Gue tau orang” yang mencalonkan kebanyakan mencari kekuasaan. Gue tau,politikus masih lapar uang ijo gambar bapak kapitan patimura. Tapi gue juga tau kalo gue punya niat buat berjuang (langsung pasang iket kepala merah putih). Gue ga pake bambu runcing ntar nya,gue ga pake taktik gerilya nya kaisar haciew (gue ga tau maaf), tapi gue bakalan berjuang buat bikin hati gue mengetahui kalo politik kita itu bisa dijernihkan. Kadang orang mencalonkan kader hanya niat karena uang. Setelah mereka dapet kekuasaan itu, mungkin yang ada hanyalah memanfaatkan jabatan demi uang 6 meter bergambar tuanku Imam Bonjol. Gue pernah nonton film yang berjudul “Capres (Calo Presiden)”. Difilm itu lo bisa liat, pengilustrasian politik di indonesia,partai” yang sangat kompetitif, semangat kejujuran memimpin peran utama.
    Emang bener sih, pejabat politik kita harus dipaksa buat pengajian tiap hari biar iman nya masih kokoh di puncak klasemen. Kejujuran itu kadang hilang kalo si pejabat udah mempunyai kekuasaan dari sabang sampe merauke. Biasa mereka terhipnotis kertas bergambar bung hatta. Terus modusnya, mereka langsung baik ke sodara” mereka dengan modus nitip duit yang kakinya inisial M an. Tapi, gue mau bilang pejabat yang terdakwa korupsi itu sangat bodoh (sorry agak lantang, lagi pms (padahal gue cowok)@!#!$). Bodoh kenapa? Ya perhatiin aja, mereka gak ngeliat situasi dan kondisi saking cintanya kertas yang bisa dibakar. Mungkin menurut gue mereka lupa pelajaran peluang di matematika.  Hasilnya, ya kita liat tuh pejabat politik yang menghiasi daftar nama pemburuan KPK. Terusan nya ya mereka senyum, mereka kabur, mereka ngumpet, akhhirnya mereka di jadikan salah satu obrolan selebritis dadakan.
    Gue rasa hal ini lebih modus lagi yah, kalo politikus atau pejabat yang udah ketauan makan duit terus udah sampai di kursi hijau, mereka bener” soleh sama solehah. Gue sempet mikir kalo ruangan kursi hijau itu banyak jin islam nya, sehingga syeitan atau jin yang jahat itu jadi kalah bersaing di kursi hijau. Tapi setelah gue pikir” lagi, itu kayaknya lebih modus. Gue ga mau sebut merek kayak angelina sondakh yang pas pergi ke meja hijau pake jilbab nya orang timur yang zuper cantik. Terus yang ngomong nya kayak cinderela yang lagi bingung gitu.
    “Angelina,apakah bener kamu menyelewengkan dana hambalang?”. Tanya hakim yang sedikit berkumis.
    “aduchh,subhanallah, astagfirulloh, masya allah, alfatihahh.... saya tidak menyelewengkan dana itu pak ustadz ekh salah yang mulia. Dana itu saya sumbangkan buat pembangunan masjid, subhanallah”. Jawab dengan halus oleh angelina. Mungkin ini perumpamaan bagi orang yang tersangka korupsi. Tapi ada yang ga serek di hati gue tentang hal ini. Gue ga suka mereka yang muslim, mempertaruhkan agama untuk hal yang begitu sangat memalukan. Pas jalan” ke luar negeri pake uang rakyat pake jins yang ngetat plus baju yang banyak setan nya, ekh pas keluar dari kantor KPK udah pake kerudung modern yang meluluh lantahkan otak orang lagi ngelindur biar disangka solehah. Yang cowok ga kalah juga. Pas liburan ke Bali pake baju metalicca, ekh pas datang ke kursi hijau pake baju koko bernuansa ustad. Pake peci, koko putih, celana katun item, dan bahkan ada yang membawa tasbih buat berdzikir.
    “Andi Malarangeng, Apakh kamu terlibat Proyek Hambalang dan memakan dana nya? “ . Tanya Hakim dengan kumis yang agak melebar.
    “alhamdulilah 33x, subhanallah 33x, allahuakbar 33x. ( dia ga jawab tapi langsung baca dzikir dengan khusyuk). “.
    “bapak Andi? Apakah anda terlibat kasus hambalang?”. Tanya hakim yang kedua kalinya.
    “lailahaillah 100x (masih khusyuk dzikir)”
    “BAPAK ANDI?!!!! LO TERLIBAT KASUS HAMBALANG GAKKKKKK?!!!!!!!!!!”. Tanya hakim yang ke 99 kalinya. Kaca pecah, kamera wartawan meledak, peci Andi terbang, seluruh isi ruangan hancur lebur layaknya kapal kawin sama gunung.
    “Astagfirullah 1000x”. Andi masih bersih tegap berdzikir tenang serta khusyuk. Subhanallah banget yah kekuatan dzikir yang melawan guncangan hakim.  Hakim itu terlihat berbaring menjadi korban teriakan nya sendiri. Tapi hakim itu adalah orang kuat. Saking bijaksanadan sabar nya hakim itu, dia bertanyayang ke 100 kali nya.
    “aa..an..and.d.d.dii ap..Apaa..kahh ka...mu.. ter..liii..ba... t kas...u...ss Ha...m..ba..la..ngggg?”. tanya hakim dengan suara merintih sambil ngelapin ingus.
    Andi berhenti,lalu dengan mudah nya dia menjawab.
    “iyah yang mulia, kenapa emang nya masalah buat lo!.” Hakim tak bicara lagi. Ngeliat Andi, buka mata, isep ingus, gelekgek air ludah, mati.!
    Kembali ke tema gue, politik. Gue orang Garut, dan tahun 2013 ini di kota gue lagi ada pemilu buat Bupati untuk menggantikan Aceng yang pedofil itu. Gue mulai bengong pas ngliat lebih dari 20 cabup dan cawabup yang daftar ke KPU. Politik yang maju menurut gue. Pas liat itu gue jadi mikir, berarti daerah gue merupakan daerah yang hebat yah. Dan lebih mengejutkan lagi ada beberapa artis yang ikut mendaftar jadi cabup  dan cawabup. Siapa yang disini yang ga tau charlie ST12. Dia salah satu yang daftar jadi cawabup. Lo tau yang jadi pangeran siliwangi di sinetron Raden Kian Santang? (gue lupa namanya). Dia datang ke kampung gue buat kampanye. dia bawa tuh pengawal” kerajaan siliwangi buat ke kampung gue buat kampanye. Pas dia dateng, si yang jadi kian santang nya ikut juga (gue lupa juga siapa namanya). Aneh nya, yang jadi bintang di kampung gue bukan si prabu siliwangi nya, tapi si kian santang. Ibu”, bapak”, anak kecil sampe tukang bakso ngerumunin si kian santang hanya untuk satu jepret foto bareng. Ya maklumlah, kalo orang kampung di foto sama yang tampil di layar tv mereka merupakan satu prestasi yang tak tergantikan. Apalagi kalo fotonya udah dicetak, mereka bakal copy tuh sampe 100 copy an foto yang di pajang di seluruh penjuru rumah.
    “ayo” foto sama kian santang.” .
    “satu,dua, ti............ (geledarrrrr penyihir jahat datangg dari langit)”.
    “maaf ibu”,semuanya. Saya harus mengikuti jalan Allah untuk mengalah kan penyihir itu. Bismillahirrohmanirrohim.( Blusssssss terbang kayak superman)”.
    Kembalii ke lappptopppp.
    Oke, politik memang ga seideal apa yang di idealkan. Apa yang telah tertulis di undang” tak seperti apa yang telah terjadi di kehidupan nyata. Memang masih ada politikus yang mengacu pada UUD dan UU yg mungkin telah di amandemen kan, tapi terlalu banyak politikus yang menjadi buta huruf,buta warna, buta hati, buta telinga (salah maksud nya budeg) kalo udah jadi politikus yang berkuasa. Yah mungkin banyak faktor” yang menjadi pemicu atau pengganggu para politikus untuk tidak mengikuti jalan aturan. Tapi gue setuju ada banyak juga politikus yang berjuang diluar sana untuk mengubah paradigma masyarakat kalo politik bisa bersih dan hebat. Gue salut sama mereka. Gue memang belum mendengar nama yang bener” terkenal dengan perjuangan nya. Tapi gue yakin ada banyak yang seperti itu di negara kita. Gue ngajak lo semua buat berdoa bagi orang” seperti mereka supaya mereka di kuatkan iman nya, di lapangkan dadanya, dan di berikan kenikmatan duniawi serta di iringi dengan kasih sayang sehingga mereka bisa puasaa *gak nyambung*!
    Bukan hanya pejuang politik aja yg kita bareng” doain. Gue juga ngajak lo semua yg baca tulisan ini buat ngedoain negeri kita jadi lebih baik dalam masalah politik. Gue juga ngajak lo buat jadi salah satu yang bener” ikut andil dengan berbuat sesuatu untuk memperbaiki politik yang ada (kaya gue nulis tulisan ini).

    So, let’s have a better nation together. J

    You May Also Like

    0 komentar