• Pelajaran hidup

    by - 21.55



    Kamis,19 september 2013
    Hari yang terbilang cukup langka di sekolah ku. Iya langka,karena hari ini kegiatan belajar mengajar di sekolah di semi-liburkan dulu. Meskipun tidak belajar,sekolah tetap di isi oleh kegiatan-kegiatan yang sangat menarik dan tentunya bermanfaat.
    Pertama, ada yang namanya ‘Big Cleaning Day’. Jadi disekolah ku itu ada kegiatan bersih-bersih semua area sekolah. Seperti biasa,agar kegiatan ini efektif dan efisien tentulah di bagi menjadi sembilan kelompok. setiap kelompok bertanggung jawab di area yang telah di tentukan oleh OSIS sekolah. Kebetulan aku dan kelompok ku kebagian di tempat ibadah. Mushola. Kita ber-45 sangat antusias untuk kegiatan itu. Disamping antusias,rasa kebersamaan dan kekeluargaan pun terjalin secara tidak sadar. Indah bukan. Secara kebetulan, hari ini pun adalah hari besar buat salah satu temen kita. Namanya Tutiyani. Dia telah memulai hidup baru di umur nya yang bertambah. Tanpa basa-basi pun kita langsung merayakan nya setelah big cleaning itu. Terbilang tak seru,tapi menurut dia tidak pernah terlupakan. Semburan air kotor sampai nasi goreng spesial pun telah ia dapatkan. Kesan aku buat itu adalah sangat fantastis. Terima kasih Dolphin House.

    Acara yang tak kalah seru nya pun adalah seminar tentang ‘Personal Branding and Social Media’. Narasumber yang bergelut di bidang itu pun telah di undang. Hasil nya sangat sangat menarik dan memberikan informasi yang sangat sangat berguna buat aku. Narasumber pertama adalah kak Muhammad Fikri. Dia mempresentasikan hal-hal yang sangat inspiratif dan tentunya sangat berguna. satu hal yang membuat aku sangat terperanga adalah satu tulisan nya bisa ditukar dengan uang jutaan rupiah dan paket jalan-jalan ke luar negri. Sedikit tidak rasional tapi itu benar-benar nyata. Sangat wawewow. Yang lebih mengejutkan lagi satu tweet nya dihargai $40-$50. Simpulan nya,apa yang telah dipresentasikan kak Fikri adalh bagaimana cara kita berkomunikasi dengan orang bnyak,mempromosikan diri lewat personal brand. Tentunya dengan peralatan digital gratis yang telah tersedia di era sekarang. Contohnya adalah facebook,twitter,flickr,path,blog dan media sosial lain nya. Beliau menghimbau kita untuk memanfaatkan apa yang ada. Luar biasa bukan.
    Tak sampai di seminar pertama,dilanjutkan dengan narasumber kedua,yaitu kak Teo. Mngkin kedengaran nya seperti nama lelaki tapi nyata nya adalah perempuan. Aku lupa nama asli nya siapa karena benar-benar susah dihafal. Setidak nya aku tahu nama panggilan nya. Orang nya sedikit terlihat metal tapi kreatif, sedikit alay tapi inspiratif. Apa yang sudah aku dapatkan dari presentasi kak Teo adalah bagaimana membuat tulisan kita menarik dan menjadi incaran para pemberi uang ,seperti perusahaan yang akan promosi,projek besar para penerbit dan banyak lain nya. Tips atau langkah yang bisa dicontoh dan yang aku dapatkan dari kak Teo adalah menulislah dengan murni. Tidak ada niat untuk keren-kerenan dan juga untuk materi. Menulis pun harus dimulai dari hati. Hati terkadang bisa menunjukan ide yang sangat menggugah dan membuat tulisan kita mempunyai ciri khas. Selain itu, tulisan yang menarik harus ditulis dari sudut pandang yang berbeda. itu akan membuat kita menarik dan berbeda dari tulisan lain meskipun tema kita sama dengan orang lain.
    Sebuah tulisan tidak akan sukses dan bagus secara instan. Kak Teo bilang kita harus banyakin nulis sampah. Artinya, kita harus terus menulis walaupun tulisan itu tidak berguna atau masih acak-acak an. Kunci dari semua yng bagus itu adalah ke-KONSISTEN-an seseorang dalam menjalankan sesuatu.
    Hai ini, aku mendpatkan bnyak pelajaran yang sangat berguna kelak buat ku. It was amazingly incredible.

    Konbanwa. Arigato gozaimasu

    You May Also Like

    0 komentar