((00:00))
00.00
Sebuah jam dinding tetap meniktak-niktok-an jarum detik yang selalu
berputar. Pernah ada salah satu produk permen yang terdapat teka-teki lucu.
Kenapa jarum jam selalu berputar? .........
Karena dia nyari angka 13 ga ketemu-ketemu. Hahaiiii, hahahahahaha. Awalnya
sih sampe tertawa menjerit kayak kunti yang lagi serak gitu, tapi karena itu
udah sering ditemukan, jadinya amat sangat biasa. Wkkwkwkwkwk.
Jarum jam adalah sebuah alat untuk menjadi pengingat bahkan penasaehat
hidup kita (buat orang yg suka sadar tiba-tiba). Tidak ada jam dinding, tidak
ada jam tangan, bahkan semua tipe jam akan terasa hampa dan capek sendiri
karena harus memprediksi waktu yang tidak pasti. Bayangkan dunia ini gak ada
pendeteksi waktu, semua terlewat begitu saja. Tidak ada yg inget kapan
proklamasi lebih tepatnya, bahkan di batu nisan juga mungkin hanya batu yang
digunakan sebagai penanda. Bayangkan? Apa yang kan terjadi.
Kalo aku sih gampang, solusinya adalah ya jangan dibayangin, kan selesai.
Bercerita tentang waktu, ada kisah asmara dan kisah yang sangat tak bisa
dilupakan oleh Deno dan Bunga. Lebih tepatnya dengan pukul 00.00. pertengkaran
atau perbedaan pendapat memang sangat mewarnai kisah cinta mereka. Perselisihan
pendapat entah itu tanggal jadian, tanggal jalan, pertengkaran karena cemburu
dan ingkar janji semua bisa diredakan sebentar jika mereka melihat jam mereka
menunjukan pukul 00.00. saat nya untuk membuat suatu harapan pada waktu itu.
Harapan yang sangat-sangat membantu meredakan “rusuh” nya suasana cinta kasih
mereka. Harapan yang bisa membuat baik semuanya. Harapan yang bisa membuat
mereka berpikir dewasa. Harapan yang dimulai dari kata “Yang, 00.00. make a
wish” dengan emotikon tangan disatukan sambil mata terpejam.
Kata-kata itu seakan menyadarkan mereka berdua tentang bagaimana harmoni
itu dirasakan dengan enak dan nyaman walaupun itu hanya sebentar. Hanya semenit
yang membedakan itu dan merubah seperti sedia kala. Kadang, abis itu mereka
selalu menanyakan satu sama lain.
“Wish mu apa?” tanya Bunga.
“Enggak akh, wish aku kan aku ucapin dalam hati. Kepo yaa, hahahaha. Wish
kamu dulu deh apa? Ntar aku kasih tau wish aku apa?”
“oke” lanjut Bunga. “wish aku adalah semoga hubungan ini tetap langgeng,
tetap saling mencintai, memiliki dan menyayangi. Semoga aku ga selalu ngalah,
jadi giliran kamu yang ngalah. Semoga kamu menjadi pria dewasa, amiin”.
“uuhh co cweet nya”. Jawab Deno.
“yaudah sekarang wish kamu apaaan Yang?” tanya Bunga.
“kan aku udah bilang, aku wish nya dalam hati. Jadi kamu ga perlu tau. Wish
aku baik-baik kok”.
“ihhh kok gitu. Kamu mah selalu kayak gitu. Bikin bete. Ah tau ah bete”
Obrolan mereka selalu di akhiri dengan pertikaian kecil. Jarang sekali
mereka tidur tanpa rasa kesal dan bete tapi sekaligus cinta juga. Deno
berpikir, pertikaian itu membuat hubungan mereka tak monoton. Pernah juga
gara-gara pertikaian kecil menjadi besar. Itu kerap terjadi. Tapi semua
pertikaian lambat laun terlupakan dan mereka tetap berkomitmen untuk selalu
saling memiliki.

0 komentar