Indonesia butuh Sherlock Holmes

Sejak SMA saya kagum sekali dengan novel Sherlock Holmes. Semua nya sempurna buat saya. Karakter, tata Bahasa, cerita, dan bahkan feeling saat membaca itu terasa sekali. Bayangkan, seorang Sherlock Holmes bisa tau masalah dan misteri klien barunya tanpa klien itu bicara.
Apalagi kalo kasus
besar, dia seperti sudah tau kalo si klien bakal datangin dia tapi Holmes sudah
melakukan penyelidikan lebih dulu. Sangat hebat dunia intel ala Sherlock ini. Apalagi di TV series nya, dia tidur pun bisa membuat suatu alur tentang kasusnya dan itu
terjadi. Mari kita kesampingkan bahwa ini adalah fiktif.
Akhir-akhir ini saya
berfantasi ingin karakter Sherlock holmes ini ada di sini. Di Indonesia. Terasa
sekali saya melihat sesuatu besar sedang direncanakan pihak antagonis untuk
menutupi semua kesalahannya. Dan saya mengharapkan Sherlock hadir disini.
Beberapa waktu yang
lalu ingat persis, Line Today itu memberitakan bahwa ketua DPR itu tersangka
kasus korupsi yg katanya Mega korupsi. Lambat laun khalayak sibuk dan tak sadar nama dia sudah tidak
ada dalam berkas pemeriksaan. Bisa hilang gitu dari berkas.
Lebih baru lagi kemarin
meninggalnya Johaness yang katanya saksi kunci korupsi ini tiba-tiba
meninggalkan dunia ini dengan tanda tanya dan sebuah hardisk yang banyak sekali orang yang menginginkan hardisk itu. Anak baru baligh aja kayaknya ngerti ada sesuatu yang salah. Ada
lagi barusan (saat tulisan ini ditulis), saksi kunci kasus Munir tahun 2004 yg
belum selesai sampai sekarang, meninggal.
Wew, apakah ini sebuah
kebetulan?
Sedikit demi sedikit
orang awam akan mengerti bagaimana kekuasaan bisa menutup jendela kasus
pelanggarannya. Ada uang semua jalan, apapun itu yang penting kasus ditutup.
Saya sarankan kalian
yang baca menonton film The Invisible Guest, film ini sama bagaimana berat dan
repotnya orang kecil melawan seseorang yang penting karena telah membunuh
anaknya. Akhirnya pun twist-ending,
sangat recommended.
Saya harap ada Sherlock
saat ini sedang meneliti dalam diam dan membongkar semuanya. Karena keegoisan
pelaku ini yang tak ingin tersentuh bisa menghilangkan lebih banyak nyawa orang
yang ingin menegakan kebenaran.
Terima kasih, malam, setidaknya ada tulisan yang saya tulis daripada menunggu ketidakpastian IndieHome yang sedang gangguan.
0 komentar