No Excuse, INDONESIA RAYA
Kalo udah membawa nama Indonesia, semua pasti terpanggil. No
excuse.
Boleh lah Bobotoh Viking masih berseteru dengan The
Jackmania, boleh lah pendukung Arema masih adu sindir dengan Bonek, boleh lah
semua saling berseteru satu sama lain, tapi ketika Indonesia bermain, semua
mengganti baju mereka menjadi warna merah, berlambangkan dada Garuda perkasa,
seraya berteriak…
‘Yo ayo.. ayoo.. Indonesia, Ku ingin Kita Harus Menang’
Orang Indonesia ini kerap menyukai perseteruan antar sesama
Indonesia, tapi ketika diperkenalkan dengan musuh, gak bakal ada civil war,
mereka secara tak sadar langsung bersatu, tak pandang apa-apa, dan tujuannya ya
mengalahkan musuhnya itu.
Pendukung Persib bisa saja temperamen ke pendukung Persija,
tapi kala Vietnam, Malaysia, dan antek-anteknya datang melawan Indonesia, semua
dilupakan. Sejenak. Abis Indonesia berlaga, balik lagi. Kan gitu. :)
Lagu kebangsaan Indonesia dikumandangkan ditengah tontonan
ribuan pasang mata, tangan diletakan di dada kiri, perasaan haru semangat
Garuda membara, untuk satu, Indonesia Jaya di sepakbola.
Kayaknya perlu kompetisi Internasional dihelat lebih sering
buat Indonesia. Biar adem, biar kebhinekaan makin kuat.
Ketika pendapat, ideology, SARA, apalagi penista memecah
belah bangsa, biarkanlah olahraga menyatukannya.
You have
no idea how it feels to shout loudly for Garuda. Forza Garuda. You don’t know
how exciting to paint our face with Red and White and feeling the pride.
|
Puas. Puas sekali menghina, ngomong jorok, ngomong kasar
didepan TV yang nyiarin Indonesia vs Vietnam barusan. Enak, lega, bahkan merasa
ringan segalanya, mengekspresikan amarah, stress, ceria, teriakan gol, bilang
wasit berat sebelah, lah semuanya aja.
Siapa yang mau marah kalo kita menghina tim lawan dengan
bahasa kita sendiri? Nampaknya olahraga
menjadi wadah untuk melemparkan perasaan, mengekspresikan semua pilu,
dan berteriak teriak tanpa ada yang merasa terganggu. Ya orang semua teriak
sesuka hati.
Kita kan gak tau juga kalo pendukung tim lawan memperlakukan
sama dengan bahasa dan gestur mereka. Who knows.
Apapun bentuknya, apapun perkataannya, tujuan dan harapannya
sama. Ingin Indonesia menang, melaju ke babak final AFF ini. Sudah lama Garuda
ini tertidur karena racun tidur para manajemennya, sudah penuh kesedihan dan
perasaan ini dipendam karenanya, maka ketika saatnya tiba, euforia nya akan
beda dari biasanya.
Apa yang terjadi ketika akhirnya Indonesia masih belum
beruntung?
Tak akan kurang semili pun rasa bangga ini, dukungan ini,
tak akan berubah pelan teriakan ini, masih sama teriakan dan ‘ledekan’ kami
untuk tim lawan dengan bahasa yang kurang semestinya dan disampaikan dengan
bahasa kami.
Forza Garuda…..
image source: http://indonesiaexpat.biz/wp-content/uploads/2013/04/Indonesian-Football-Supporter.jpg
image source: http://indonesiaexpat.biz/wp-content/uploads/2013/04/Indonesian-Football-Supporter.jpg
0 komentar